Showing posts with label Botani farmasi. Show all posts
Showing posts with label Botani farmasi. Show all posts

29 June 2012

PERBANYAKAN BEBERAPA SPECIES ANGGREK HUTAN LANGKA SUMATERA UTARA MELALUI KULTUR IN VITRO


REVIEW
Perbanyakan melalui kultur in-vitro diharapkan dapat memperbanyak tanaman anggrek dalam jumlah besar, homogen dan bermutu, sehingga masyarakat dapat menikmati nilai estetika yang tinggi dari masing-masing anggrek hutan Sumatera Utara. Oleh karena itu, penelitian “Perbanyakan Beberapa Species Anggrek Hutan Langka Sumatera Utara Melalui Kultur In Vitro” dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh formulasi media dan kaedah yang sesuai untuk menginduksi pertumbuhan dan perkembangan beberapa anggrek hutan langka
Read more »

22 February 2012

Deskripsi dan Perkembangan bunga, buah, dan biji sebagai alat perkembangbiakan generatif pada tumbuhan | Beberapa contoh deskripsi bunga, buah dan biji dari beberapa jenis tumbuhan |


Deskripsi dan Perkembangan bunga, buah, dan biji sebagai alat perkembangbiakan generatif pada tumbuhan | Beberapa contoh deskripsi bunga, buah dan biji dari beberapa jenis tumbuhan |
Tujuan dari diangkatnya beberapa bahasan dari tulisan ini adalah :
1.      Untuk mengetahui perkembangan bunga, buah dan biji sebagai alat perkembangbiakan generatif pada tumbuhan
2.      Untuk mengetahui beberapa contoh deskripsi bunga, buah dan biji dari beberapa jenis tumbuhan. 
1.1  Perkembangan bunga, buah dan biji sebagai alat perkembangbiakan generatif
Sebelum suatu tumbuhan mati, biasanya olehnya telah dihasilkan suatu alat yang nanti akan dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Alat-alat yang demikian dinamakan alat perkembangbiakan generatif. Alat perkembangbiakan generatif itu bentuk dan susunannya berbeda-beda menurut jenis tumbuhannya, tapi
Read more »

5 December 2010

LAPORAN BOTANI FARMASI - FOTOSINTESIS

FOTOSINTESIS

I.       Tujuan
  Untuk menguji adanya pati sebagai hasil dari fotosintesis.

II.     Alat :
- Beaker gelas 100 ml
- Beaker gelas 1000 ml
- Petridish
- Alat pemanas
- Wadah perebus
- Pinset
- Pipet tetes
- Kertas karbon / kertas aluminium
Read more »

26 November 2010

DESKRIPSI BUNGA


Bunga Majemuk (planta multiflora)
1. Bunga jagung (Zea mays L.)
           Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah (diklin) dalam satu tanaman (monoecious). Tiap kuntum bunga memiliki struktur khas bunga dari suku Poaceae, yang disebut floret. Pada jagung, dua floret dibatasi oleh sepasang glumae (tunggal: gluma). Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman, berupa karangan  bunga (inflorescence). Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma khas. Bunga betina tersusun dalam tongkol. Tongkol tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepah daun.  Bunga betina  jagung yang berupa “tongkol” ini terbungkus oleh semacam pelepah dengan “rambut”. Rambut  jagung ini sebenarnya adalah tangkai putik. Pada umumnya, satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina. Bunga jagung termasuk golongan bulir majemuk, tangkai bunga bercabang-cabang dan masing-masing cabang mendukung bunga-bunga dengan susunan seperti bulir. Beberapa varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif, dan disebut sebagai varietas prolifik. Bunga jantan  jagung cenderung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih dini daripada bunga betinanya (protandri). Dapat juga dideskripsikan bunga jagung termasuk bunga majemuk, berurnah satu, bunga jantan dan betina bentuk bulir, di ujung batang dan di ketiak daun, benang sari ungu, bakal buah bulat telur, putih.
Klasifikasi
Kingdom
         : Plantae
Divisio             : Angiospermae
Class                : Monocotyledoneae
Ordo                : Poales
Family             : Poaceae
Genus              : Zea
Species            : Zea mays L.
Biji jagung bulat, berwarna kuning atau putih. Biji jagung kaya akan karbohidrat. Sebagian besar terdapat pada endospermium.
Read more »

DESKRIPSI BUNGA


Bunga Tunggal  (planta uniflora)
1.      Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.)
 Bunga besar, bunga tunggal berwarna merah (umumnya) di ketiak daun dan tidak berbau. Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu. Bunga berbentuk terompet dengan diameter bunga sekitar 5 cm. hingga 20 cm. Mahkota bunga terdiri dari 5 helai daun kelopak yang dilindungi oleh kelopak tambahan (epicalyx) sehingga terlihat seperti dua lapis kelopak bunga bahkan ada mahkota terdiri dari lima belas sampai dua puluh daun mahkota.
Read more »

DESKRIPSI BUNGA

Bunga matahari (Helianthus annus L.)

A.    Ciri dan karakteristik
Habitus            : Perdu, semusim, tinggi ±2½ m.  
Batang             :Tegak, bulat, berbulu kasar, permukaan kasap, kuning keputih- putihan   
Daun               :Tunggal, permukaan kasar, bulat telur, ujung lancip, pangkal tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 10-24 cm, lebar 7-19 cm, tangkai panjang 5-20 cm, bersegi, hijau     
Bunga              :Tunggal, bentuk cawan, tumbuh di ujung batang, kelopak bentuk tabung, berlekuk, kuning muda, mahkota bentuk lanset, , panjang 4-8 cm, benang sari lima, kepala sari berlekatan, hitam, tangkai putik kuning, kepala putik dua, kuning.    
Buah                :Kecil, bentuk tabung, diameter ±3 mm, putih kotor.    
Biji                  :Ujung lancip, pipih, berbulu, bergaris putih, panjang ±10 mm, lebar ±7 mm, hitam.    
Akar                :Tunggang, putih kotor. 
Read more »