5 March 2012

UJI PIROGENITAS


Uji Pirogenitas

Pengujian pirogenitas dilakukan dengan pengukuran kenaikan suhu kelinci setelah penyuntikan larutan uji secara intravena dan ditujukan untuk sediaan yang dapat ditoleransi dengan uji kelinci dengan dosis penyuntikan tidak lebih dari 10 mL per bobot badan dalam jangka waktu tidak lebih dari 10 menit.
Mekanisme :
Alat dan Pengencer alat suntik, jarum, alat kaca. Semua alat kaca dibebaspirogenkan dengan pemanasan pada suhu 250o selama tidak kurang dari 30 menit atau dengan cara lain yang sesuai. Perlakuan semua pengencer dan larutan untuk pencuci dan pembilas alat atau alat suntik dengan cara sedemikian rupa yang dapat menjamin alat tersebut steril dan bebas pirogen. Lakukan uji pirogen terhadap pengencer dan larutan pencuci dan pembilas secara berkala. Apabila digunakan injeksi Natrium Klorida sebagai pengencer, gunakan injeksi yang mengandung larutan Natrium Klorida P 0,9 %.

Rekaman suhu : Gunakan alat pengukur suhu yang teliti seperti termometer klinik atau termistor atau alat sejenis yang dikalibrasi untuk menjamin ketelitian skala kurang lebih 0,1o dan telah diuji bahwa pembacaan suhu maksimum tercapai kurang dari 5 menit. Masukkan alat pengukur suhu ke dalam anus kelinci dengan kedalaman tidak kurang dari yang telah ditetapkan sebelumnya, rekam suhu tubuh kelinci.

0 comments:

Post a Comment