26 November 2010

Daya Antibakteri Campuran Ekstrak Etanol Buah Adas (Foeniculum vulgare Mill) dan Kulit Batang Pulasari (Alyxia reinwardtii BL)


Ekstraksi merupakan suatu metode pemisahan yang paling sering dilakukan. Pada jurnal tersebut, ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol. Dan uji daya antibakteri dengan metode difusi dan dilusi, sebagai mikroba uji digunakan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.


Pada tahap awal, bahan berupa buah adas (Foeniculum vulgare Mill ) dan kulit batang pulasari (Alyxia reinwardtii BL ) diekstraksi dengan pelarut etanol sehinga didapat ekstrak etanol buah adas dan ekstrak etanol kulit batang pulasari. Campuran ekstrak etanol buah adas dan kulit batang pulasari diperoleh dengan pencampuran kedua ekstrak dengan perbandingan 4 : 3.  Uji aktivitas antimikroba ketiga macam bahan uji yakni ekstrak etanol buah adas dan ekstrak etanol kulit batang pulasari serta campuran ekstrak etanol buah adas dan kulit batang pulasari dilakukan terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan metode difusi dan dilusi. Media yang digunakan nutrient agar dan nutrient broth, sebagai kontrol positif digunakan amoksisilin dan kontrol negatif dimethylsulfoxide. Selanjutnya, ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pengadukan menggunakan shaker berkekuatan 120 rpm selama 24 jam. Ekstrak diuji aktivitas antibakterinya dengan metode difusi.


Dari jurnal didapatkan kesimpulan secara umum bahwa campuran ekstrak etanol buah adas dan kulit batang pulasari memiliki daya antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang lebih rendah dibandingkan ekstrak etanol buah adas maupun ekstrak etanol kulit batang pulasari

sumber : berbagai sumber

0 comments:

Post a Comment